Selasa, Oktober 18, 2011

Ditengah hiruk pikuk Jakarta


Baru dua malam ini aku merasakan kedamaian setelah menyimpuhkan kaki, menunduk dan bersujud untuk sebuah ketenangan hati. Pada dasarnya saat ini adalah saat dimana kamu benar-benar harus mandiri, bahkan disaat kamu seakan ditinggalkan oleh sebagian orang...

Ketika kita merasa sendiri, disanalah kamu merasakan bahwa kamu hanya makhluk lemah yang tak berdaya. Kembalikan semua padaNya, minta petunjuk..disitulah kamu akan mendapatkan kedamaian yang sebenarnya. cengenglah karena kesalahan dan kekhilafanmu, cengenglah karena kedurhakaanmu padaNya. Bersyukurlah kamu diberi kesempatan untuk menyadari karena banyak diluar sana orang tidak menyadarinya, ditengah hiruk pikuk jakarta yang semakin buruk dan buruk kehidupannya. Buruk karena keegoisan masing-masing. Beruntunglah kamu yang punya komunitas lain yang sangat menyayangimu, yang memahamimu dan mengerti akan kebaikan dan keikhlasanmu menjalani hidup ini.

Aku berharap aku bisa bertahan disini dan menjalaninya dengan semakin ikhlas, karena hidup itu merupakan pilihan yang bisa kapan saja kamu pilih. Hidupmu ada ditanganmu, matimu juga ditanganmu, tentu hidup setelah mati juga ditanganmu. kepalkan tangamu untuk semangat lebih untuk kedepannya.

#nasihat untuk diri sendiri :)

1 komentar:

  1. Ly suka cara abang dalam mengerti dan memahami hidup ini..!! like this lah pokoknya..!! selalu semangat ya abang...!! Ikhlas menjalani semuanya..!!! :D

    BalasHapus

Comment Please!