Kamis, September 01, 2011

MAAFKU PADA IBU



Dar… dir…dor…
Suara mercon menyahut silih berganti
Menggadai harapan dalam sejuta mimpi
Mana kala waktu tak mau memberiku jeda
Mengajak hati untuk bersungkur di hadapannnya
      Ibu…
     Engkaulah satu impian yang terlukis
     Rinduku terantai dalam ruang kecil
     Di mana bulan suci telah pergi
     Meninggalkan jejak berharga yang tak mampu kueja
Ibu…
Gerimis hati ketika tak dapat kusaksikan senyum tulus
Usapan kedamaian beriring doa
Walau mungkin tak bernilai
       Ibu…
       Jauh kurekam kisah pada goresan pena
       Ketika asa tak dapat bersua
      Tangan keriputmu tak bisa menyatu
Ibu…
Kuhitung setiap bilangan tahun
Mengharap peluk kasih kurasakan begitu singkat
Hingga kata maaf sering lupa kuucap
       Ibu…
      Pengorbananmu tak bisa kubalas dengan lembaran kertas
     Meskipun peluh terasa perih di mata
     Namun engkau tetap tegar
Ibu…
Di hari fitri ini izinkan aku merengkuh ridhomu
Untuk menggapai syurga-Nya
Meski jarak tak lagi memihak

By. Risah Zain

1 komentar:

  1. Abang, bergetar hati ini membaca tiap deret kata yang tersusun indah dalam tulisan di atas..!!! Sherly Adra Pratiwi benar2 terharu membacanya..!!! T_T

    BalasHapus

Comment Please!