Senin, Januari 24, 2011

membumi......

Kilas balik kehidupan ini
untuk melihat kembali bahwa...
bumi ini dipijak dengan segala kerendahan hati
bumi ini dipijak dengan sehelai kain pembungkus yang tak berarti apa apa dimataNya..
Ku ingat betapa kuatnya diri ini mmenahan beban tak terkira
betapa ku kuat untuk menjalaninya
ku kuat menerima semuanya
kenapa sekarang ku begitu rapuh...
tidakkah aku begitu hebat dulunya....

Kusadar bahwa langit itu tinggi,
kusadar bahwa bintang jauh dilangit ketujuh
tapi tidak ada salahnya suatu saat ku kan kesana meraihnya
Kini, saat tinggal landas sudah dimulai..
kadang ku merusak landasan, karena berasa sudah melayang..
bodohnya diri ini dikala sebagian orang bilang aku bisa diandalkan...
bodohnya diri ini kala ku tak berdaya
ku telah menorehkan tinta hitam itu
tidakkah ada doa tersampaikan, padahal ku dah mencoba...
Sayangkah diriMu padaku Ya Allah
Ampuni aku...

ketika logika kuandalkan
ketika kekuatan pikiran dan tenaga bekerja
ada satu hal tak kusadari
semakin dekat padaMu
akan memberi keberuntungan
sesuatu yang sering kulupakan
bodohnya diri ini

kini saatnya
kembali membumi
belum seberapa, belum puas seharusnya
dengan segala kerendahan hati
mulailah kembali hidup ini
lupakan masa lalu
jadikan pelajaran dengan mengambil hikmahnya

Ku tak sadar siapa pembuat mimpi
siapa pembuat harapan..
betapa rapuhnya diri ini
betapa labilnya diri ini
siapa mau disalahkan
karena kusendiri yang akan menjalani


Membumilah...
Ingatlah pencipta bumi itu sendiri...
Astaghfirullah....



Ku mulai berpikir bahwa segala sesuatu ini semu, ketika kita berusaha, ketika kita berjuang, tidak sedikitpun kata kata terucap kecuali "agar semua perjuangan ini berakhir, berakhir dengan keindahan".
Ku kan melanjutkkan, Lanjutkan!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Comment Please!